BERITA

Menilik Kedisiplinan dan Keseharian Santri Tahfidz di Ponpes Al Fatah Darussalam Wajak
WAJAK, MALANG – Pondok Pesantren Tahfidz Al Fatah Darussalam yang terletak di kawasan Patokpicis, Wajak, Kabupaten Malang, terus berkomitmen mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang berakhlak mulia. Kehidupan di dalam pesantren ini didesain dengan jadwal yang terstruktur untuk membentuk kedisiplinan serta kemandirian para santri sejak dini.

Aktivitas harian di Ponpes Al Fatah Darussalam berpusat pada interaksi yang intens dengan Al-Qur’an. Sejak sebelum fajar menyingsing, para santri putra sudah memulai hari mereka dengan melaksanakan salat tahajud dan salat subuh berjamaah. Waktu setelah subuh menjadi salah satu momen paling krusial, di mana para santri fokus pada program ziyadah (menambah hafalan baru) dan menyetorkannya langsung kepada ustadz pembimbing.

Menjaga Hafalan dan Keseimbangan Ilmu
Selain menambah hafalan baru, porsi waktu yang besar juga dialokasikan untuk murajaah atau mengulang hafalan lama. Hal ini dilakukan agar ayat-ayat yang telah dihafalkan tetap melekat kuat dalam ingatan.

Tidak hanya fokus pada hafalan struktural, Ponpes Al Fatah Darussalam juga membekali para santrinya dengan pendidikan diniyah. Melalui halaqah kitab tafsir, ilmu tajwid, fikih, dan akhlak bersama Kiai dan para pengajar, santri didorong untuk tidak sekadar menghafal teks Al-Qur’an, tetapi juga memahami makna dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai Kebersamaan di Pesantren
Di luar kegiatan akademik dan keagamaan, pihak pesantren juga menekankan pentingnya membangun karakter sosial. Rutinitas seperti gotong royong membersihkan lingkungan pondok hingga tradisi makan bersama menjadi momen hangat yang mempererat tali persaudaraan antar santri. Kebersamaan ini menjadi energi positif bagi mereka selama menempuh pendidikan di pesantren.

Saat ini, Pondok Pesantren Al Fatah Darussalam Wajak terus membuka pintu bagi para orang tua yang ingin mengamanahkan putra-putrinya untuk belajar dan menjadi bagian dari keluarga besar penghafal Al-Qur’an melalui program Pendaftaran Santri Baru (PSB) yang dibuka secara berkala.